Pages

Monday, April 1, 2019

Kamera Smartphone Makin Canggih, Pahami Fitur-fitur ini Sebelum Membeli - Tabloid Pulsa


dian iskandar

Senin, 01 April 2019 • 19:40

kamera, smartphone, ai kamera, dual kamera, megapiksel, resolusi, cmos,


Fitur kamera di ponsel termasuk yang paling lama bertahan. Bahkan kini terus berkembang, mendekati kemampuan kamera DSLR, meskipun tetap tak bisa dibandingkan. Sebab kamera smartphone dirancang sedemikian rupa agar bisa disisipkan pada tempat yang terbatas. Sensor berukuran kecil, panjang fokus lensa dan lubang yang dibuat fix guna mengurangi jumlah bagian yang bergerak.

Nah, sekarang fitur kamera pada smartphone lebih beragam lagi. Ada beberapa fitur yang biasanya dijumpai pada kamera professional, kini juga ditawarkan oleh sejumlah kamera smartphone. Dulu, kita hanya berpatokan pada berapa besar megapiksel yang ditawarkan.Tapi kini perkembangan sensor kamera ponsel juga lebih maju. Sehingga menuntut pengguna lebih kenal dengan fitur-fitur dasar kamera. Selain jumlah piksel, kini kita akrab dengan istilah focal length, focus, ukuran piksel dan lain sebagainya. Buat sebagian pengguna, mungkin istilah ini kurang familiar. Jadi ada baiknya Anda mengenal istilah-istilahnya.

Apa yang dimaksud jumlah piksel?

Ini adalah salah satu yang paling banyak dijumlai pada fitur kamera dan juga kerap menjadi materi promosi pada lembar spesifikasi. Itu karena yang paling mudah untuk dipahami: jumlah piksel yang lebih tinggi bisa disimpulkan lebih detail, yang dapat digunakan untuk membuat gambar seperti aslinya, atau lebih mudah untuk dipotong atau diperbesar. Pada kamera smartphone, kemampuan zoom bisa menjadi sangat penting karena lensa fokus tetap, di mana Anda ingin jumlah megapiksel yang besar sehingga detail tetap terjaga.

Memiliki jumlah piksel yang tinggi adalah baik dan bagus, tetapi tidak menggambarkan kinerja sebuah kamera secara keseluruhan. Biasanya, memiliki sensor yang menghasilkan jutaan piksel berarti mengorbankan ukuran piksel menjadi lebih kecil, tetapi sebaliknya, jika jumlah piksel terlalu sedikit membuat gambar terlihat buruk karena kurangnya detail. Semua produsen kamera memahami prinsip ini, itulah sebabnya pada smartphone Anda biasanya akan menemukan sensor yang mengemas antara 2 hingga 48 megapiksel.

Hitungan megapiksel (MP) juga bisa menipu. Misalnya saja dari 13 MP ke 20 MP, mungkin terdengar seperti lompatan besar, tetapi nyatanya itu hanya 1,5 kali lebih banyak piksel dan gambar hanya 25% lebih lebar (lebar 5248 versus 4160 piksel). Dengan resolusi penuh, tidak ada perbedaan besar antara gambar yang dihasilkan kedua kamera itu.

Untuk benar-benar mendapatkan perbedaan besar dalam kualitas dan ‘zoomability’, Anda membutuhkan setidaknya empat kali: misalnya dari 5 MP ke 20 MP.

Ukuran Sensor

Ukuran sensor menjadi hal yang paling penting untuk mendapatkan hasil jepretan yang baik, Anda pasti biasa menemukan spesifikasi kamera seperti ukuran-f yang menjelaskan panjang fokus yang diperlukan, dan faktor kropnya. Tapi untungnya pabrikan smartphone membuatnya lebih mudah dimengerti, sehingga satu-satunya hal yang perlu Anda perhatikan yakni sifat pengumpul cahaya sensor.

Jadi seharusnya lebih mudah dimengerti. Sensor yang lebih besar akan memiliki lebih banyak area untuk menangkap cahaya, dengan asumsi jumlah megapiksel tetap sama. Kamera saku umumnya memiliki sensor yang lebih kecil, biasanya disebut dengan ukuran 1/1.5″ hingga 1/2.3″. Dan terakhir adalah pada perangkat smartphone, sensor gambar yang digunakan memiliki ukuran lebih kecil lagi.

Pada umumnya foto yang dihasilkan oleh sensor ukuran besar memiliki kelebihan pada ketajaman, kedalam warna, dan juga lebih sedikit noise. Hal ini terjadi karena permukaan yang lebih luas memungkinkan setiap titik piksel menangkap cahaya dengan lebih optimal, dan akhirnya diperoleh foto dengan detail warna yang lebih baik.

Ukuran Piksel

Ukuran sensor merupakan gambaran tentang seberapa banyak ruang pada modul kamera smartphone yang bakal digunakan oleh sensor, tetapi tidak bisa mengukur pengumpulan total cahaya karena jumlah piksel yang berbeda-beda antar kamera smartphone. Di sinilah fungsi ukuran piksel, memberikan ukuran langsung dari seberapa besar masing-masing photodetektor berada dalam sensor CMOS.

Ukuran piksel untuk smartphone masuk ke dalam kisaran sempit antara satu dan dua mikrometer (atau mikron, disingkat µm) baik dalam arah horizontal maupun vertikal. Sekali lagi, semakin besar ukuran piksel artinya semakin banyak cahaya yang dapat dikumpulkan oleh setiap piksel.

Inilah sebabnya mengapa kamera HTC One M8, dengan ukuran piksel 2,0 mikron, berkinerja jauh lebih baik dalam kondisi gelap daripada Samsung Galaxy S5, dengan piksel 1,12 mikron. Itu hanya karena ukuran pikselnya lebih besar dan dapat menangkap lebih banyak cahaya.

Teknologi di balik desain sensor CMOS dapat memengaruhi sifat pengumpulan cahaya dari masing-masing inpidu piksel, tetapi cara termudah untuk membandingkan hanya dengan memperbesar ukuran. Teorinya, sebuah kamera dengan 1,4 mikron piksel bisa menangkap dua kali cahaya (per piksel) jika dibandingkan dengan piksel berukuran 1,0 mikron, dihitung dengan membandingkan perbedaan luas total. Sederhananya, 1,4 mikron (lebih besar) maka lebih mumpuni.

Nah, menghitung perbedaan-perbedaan ini menjadi sangat mudah. Misalnya, kamera iPhone 5 yang memiliki ukuran piksel 1,5 μm, dapat menangkap sekitar 88% lebih banyak cahaya per piksel daripada sensor 1,12 μm yang ditemukan di Sony Xperia Z2. Meskipun Z2 memiliki keseluruhan sensor yang lebih besar (1/2,3" berbanding  1/3,0"), tapi Z2 juga memiliki jumlah megapiksel yang jauh lebih besar (20,7 MP dibandingkan 8,0 MP).

Meski demikian, masing-masing pabrikan smartphone punya strategi yang berbeda dalam menawarkan kemampuan kamera, ada yang mengumbar jumlah megapiksel, ukuran sensor, dan ukuran piksel. Tetapi tidak bisa disimpulkan dengan sederhana mana yang lebih baik, sebab tergantung pada apa yang Anda harapkan dari kamera smartphone Anda.

Jika Anda mencari kamera dengan kemampuan untuk menangkap gambar pada cahaya rendah yang lebih baik maka pilih kamera ukuran piksel yang lebih besar. Sebaliknya untuk jumlah megapiksel yang lebih tinggi atau besar mungkin akan lebih menarik jika Anda memotret sebagian besar di siang hari. Jadi, disarankan untuk memeriksa spesifikasi kamera dan mencari tahu sampel gambar dari smartphone yang Anda pertimbangkan untuk dibeli. (*) Bersambung/sumber:TechSpot

Let's block ads! (Why?)

Baca Lagi kalo ga lengkap berita nya https://www.tabloidpulsa.co.id/blog/37914-pahami-fitur-kamera-smartphone

Dari Beli BBM Hingga Bayar Tol, Ini Fitur Canggih LinkAja - CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - Bila tak ada aral melintang, pekan depan dompet digital bersama BUMN bernama LinkAja  akan diperkenalkan ke masyarakat. Tepatnya tanggal 13 April 2019.

Meski akan diluncurkan pekan depan, kampanye LinkAja Indonesia sudah ramai dilakukan kementerian BUMN. LinkAja akan menjadi kompetitor GoPay dan OVO di sektor pembayaran digital dan e-wallet.


Asal tahu saja, LinkAja adalah Dompet Digital milik BUMN. Dompet digital ini akan menggabungkan milik Telkomsel dan Bank BUMN. Mulai 21 Februari 2019, T-Cash berubah nama menjadi LinkAja. Setelah itu ecash Bank Mandiri, Yap! BNI, dan TBank milik BRI akan melebur menjadi LinkAja.


Sama seperti OVO dan GoPay, LinkAja nantikan bisa digunakan sebagai alat pembayaran di merchant-merchant yang offline yang sebelumnya menjadi rekanan perbankan BUMN dan Telkomsel. LinkAja juga akan bisa digunakan untuk membeli BBM di pom bensin.

"Nantinya akan dibuka gerbang khusus untuk pembayaran menggunakan LinkAja. Ini akan lebih mudah karena pengguna tak perlu menunggu seperti bayar menggunakan e-money kartu," ujar Maryono, ketua Perhimpunan Bank Milik Pemerintah (Himbara) beberapa waktu lalu.

Dari Beli BBM Hingga Bayar Tol, Ini Fitur Canggih LinkAjaFoto: LinkAja Indonesia (CNBC Indonesia)

Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia, platform Linkaja juga menyediakan fitur pengiriman uang (remitansi), pembelian pulsa dan internet, pembayaran listrik dan tagihan air PDAM.

Layanan lainnya, pembelian paket TV kabel, bayar pembelian gear gaming, pembayaran BPJS Kesehatan, Asuransi Tokyo Marine, Jiwasraya hingga asuransi CAR. Ada juga fitur pembayaran cicilan ke multifinance, televisi berbayar iflix, dan donasi.

LinkAja juga dilengkapi teknologi pembaca cepat atau quick response (QR) Code dan near field communication (NFC).

Untuk ketersedian dana LinkAja masih menggunakan mekanisme top up, di mana pengguna tidak akan dikenakan biaya bila top up melalui Bank BUMN. Top-up juga bisa dilakukan melalui mini market seperti Alfamart, Alfamidi, Indomaret, Circle K, Dan+Dan, FamilyMart, dan Suzuya.

Simak video tentang LinkAja yang bisa buat bayar tol di bawah ini:
[Gambas:Video CNBC]

(roy/dru)

Let's block ads! (Why?)

Baca Lagi kalo ga lengkap berita nya https://www.cnbcindonesia.com/fintech/20190401172001-37-64126/dari-beli-bbm-hingga-bayar-tol-ini-fitur-canggih-linkaja